PORTAL DI WILAYAH UNIVERSITAS GADJAH MADA ( UGM )


PORTAL
DI WILAYAH UNIVERSITAS GADJAH MADA
Masyarakat indonesia tentu tidak asing lagi mendengar yang namanya UGM. Dimana UGM merupakan sebuah Universitas tertua bahkan terbesar di Indonesia yang di batasi oleh portal-portal diberbagai titik, yang berada di kota Yogyakarta. Tidak heran jika banyak siswa yang lulusan dari SMK maupun SMA ingin melanjutkan pendidikannya kesini karena telah melihat bukti tentang keistimewaan dari universitas ini baik dari segi prestasi yang diperoleh dan berbagai jenis bangunan yang ditata serta dikelola secara independen.
Realisasi dari meningkatnya popularitas UGM yaitu telah di bangunnya beberapa fasilitas mewah ,seperti Bulaksumur Residence, Foodcourt Plaza Kampus, dan Gadjah Mada Auto Service. Namun fasilitas – fasilitas yang tersedia tersebut tidak hanya digunakan sebagai wadah untuk menunjang proses belajar mahasiswa melainkan juga digunakan sebagai tempat berwira usaha. Tidak hanya itu bangunan-bangunan tersebut juga di batasi oleh beberapa portal. Contohnya di Foodcourt Plaza Kampus di bagian depan dan belakang terdapat dua buah portal, demikian pula yang lain.
Banyak sekali terdapat masyarakat umum yang melintasi kawasan UGM yang dianggap sebagai jalur alternative. Untuk menjaga keamanan, maka di buatlah beberapa portal yang tersebar di beberapa titik contohnya disebelah selatan Diploma Ekonomika dan Bisnis, dibawah jembatan Fakultas Pertanian dan sebelah timur Bunderan Fakultas Filsafat. Portal-portal ini mulai dioperasikan pada pukul 22.00-05.00 WIB.
Terkait masalah pengoperasian portal, banyak para mahasiswa yang kurang setuju karena dianggap pengoperasiannya terlalu cepat sehingga dapat membatasi kegiatan mahasiswa. Untuk mengatasi hal tersebut, ada salah satu cara yaitu dengan meminta surat izin dari fakultas agar bisa dibukakan portal diatas jam 22.00. Namun hal itu tidak tidak berdampak negative sebab semua itu dilakukan untuk keamanan dan kesejahteraan UGM.
Selain menutup jalan, UGM juga mengeluarkan kebijakan penertiban lalu-lintas . diantaranya pemasangan rambu dan marka jalan serta menyediakan sepeda hijau. Kedepannya UGM juga berencana memindahkan jalur bus kota yang biasa melintasi area UGM. Walaupun begitu jalur tersebut tetap akan digunakan oleh bus-bus yang lebih ramah lingkungan.


LINGKUNGAN BELAJAR di UGM
Lingkungan yang memaksa dapat mempengaruhi seorang mahasiswa. Hal ini memiliki pengertian, di dalam lingkungan yang serba akademik mahasiswa biasanya akan dipacu untuk berkarya, dan di dalam lingkungan yang non-akademik mahasiswa pun biasanya akan dipacu untuk berkarya yaitu diluar koridor akademik. Mahasiswa UGM sebagian besar mendapat dorongan tak langsung dari julukan Yogyakarta sebagai kota pelajar. Oleh karena itu, Lingkungan pun dapat mempengaruhi Kreatifitas seorang mahasiswa.
Seseorang dapat belajar melalui pengamatan perilaku, sikap, dan hasil dari perilaku orang lain. "Kebanyakan perilaku manusia dipelajari dalam bentuk observationally yaitu suatu pengamatan dalam bentuk ide tentang bagaimana perilaku baru dilakukan”. Dan pada kesempatan nanti informasi kode ini berfungsi sebagai panduan untuk bertindak.. Teori belajar sosial menjelaskan perilaku manusia dalam bentuk interaksi timbal balik yang berkesinambungan antara kognitif, perilaku, dan pengaruh lingkungan.
Unsur-unsur lingkungan seperti jumlah ruang, akses ke luar, susunan kamar, ketersediaan berbagai bahan, kualitas udara, peralatan, dan pencahayaan berperan tidak hanya dalam keselamatan dan kesehatan tetapi juga dalam kesejahteraan untuk menciptakan suatu proses belajar yang kondusif, kebahagiaan dan kreativitas. Mereka belajar untuk hidup dalam dan dengan lingkungan alam dan kognitif dan pembangunan sosial. Di samping itu, unsur-unsur lingkungan fisik, misalnya seberapa mudah atau sulitnya untuk melaksanakan program, apakah ada fasilitas fisik yang mendukung , staf - staf program ruang dan sumber daya yang memadai. Pendukung lingkungan fisik yang baik bukan hanya berarti standar yang tinggi atau peraturan tentang, misalnya, jumlah dan penempatan toilet, jendela, pintu keluar, dapur dan persyaratan persiapan makanan, penempatan wastafel untuk mencuci tangan, walaupun pagar tinggi ini jelas penting dan tidak dapat diabaikan. Selain itu kesehatan dan keselamatan menjadi dasar pertimbangan.




TUGAS PPSMB


Oleh :
NAMA : ENDANG AYU LESTARI
KELAS : A’ 09
NIM : 09/285875/NT/13291


PROGRAM DIPLOMA TEKNIK SIPIL
SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA

0 komentar: